EJB 3

EJB 3 merupakan pengembangan dari spesifikasi EJB yang ternyata mempermudah pemrograman EJB. Penggunaan anotasi dan kompatibilitas dengan persistence engines seperti TopLink dan Hibernate membuat saya memutuskan untuk seterusnya menggunakan spesifikasi EJB 3 untuk membangun aplikasi enterprise dengan Java.

Apalagi dengan dukungan dari IDE NetBeans mulai versi 6. Membuat aplikasi database menjadi lebih mudah dan cepat.

Linux kernel 2.6.25 dan driver nVidia

Upgrade ke kernel 2.6.25 menimbulkan masalah. Driver nVidia tidak bisa jalan karena kernel berubah. Hal ini berarti harus compile ulang driver.

Cukup dengan menjalankan arsip executable yang diberikan oleh nVidia, maka seharusnya driver langsung dapat dicompile. Ternyata tidak bisa, sebab ada beberapa referensi ke kernel lama. Seteleh bertanya pada mbah google, ketemu juga jawabannya dari
http://www.nvnews.net/vbulletin/showthread.php?s=99b40a866e88546e199277b244ff6bab&t=110088

Ternyata ada patch-nya dan tinggal menjalankan installer nVidia seperti biasa plus argumen --apply-patch . Nanti akan dihasilkan installer baru yang sudah di-patch.

Installer yang sudah di-patch tersebut baru dapat dijalankan dengan mulus di kernel 2.6.25 Zenwalk saya.

JDK 6: Locking assertion failure

Setelah upgrade Zenwalk, program Java jadi tidak mau jalan, dengan pesan error yang diawali: Locking assertion failure.

Ternyata ini disebabkan oleh adanya perubahan di salah satu extension Xorg, yaitu Xinerama yang baru di-upgrade. Setelah browsing, begini cara memperbaikinya:

Di terminal ketik:

untuk sun-java 5:
sed -i 's/XINERAMA/FAKEEXTN/g' /usr/lib/jvm/java-1.5.0-sun-1.5.0.11/jre/lib/i386/xawt/libmawt.so

untuk sun-java 6:
sed -i 's/XINERAMA/FAKEEXTN/g' /usr/lib/jvm/java-1.6.0-sun-1.6.0.00/jre/lib/i386/xawt/libmawt.so

Maka program Java pun kembali bisa dijalankan.

EJB3 + Hibernate + NetBeans

Kita bisa membuat program database dengan lebih mudah menggunakan NetBeans IDE, memanfaatkan spesifikasi EJB3 dan Hibernate persistence. Malahan NetBeans mulai versi 6.0 sudah menyediakan template project untuk membuat database desktop application yang sangat mempermudah proses pembuatan aplikasi database berbasis desktop.

Namun, saya di sini ingin sharing pengalaman saya dalam membuat aplikasi database berbasis desktop yang memanfaatkan EJB3 dan Hibernate.

1. Install NetBeans plugins. Plugins yang perlu diinstall:
a. Hibernate Support
b. Hibernate Library
2. Download library Hibernate Entity Manager dari sini.
3. Anda juga mungkin perlu mendownload satu library yang diperlukan hibernate, yaitu javaassist dari sini.
4. Masukkan semua jar yang disertakan pada paket Hibernate Entity Manager dan juga javaassist.
5. Jika perlu masukkan juga library Hibernate yang terinstall dari plugins Hibernate Library. Klik kanan pada folder libraries project anda, lalu pilih Add Library, cari Hibernate.

Selanjutnya adalah membuat Database Persistence Unit untuk project anda. Caranya, click kanan pada project anda, lalu pilih New > others > Persistence > Persistence Unit.
Pada wizard yang ditampilkan, beri nama persistence unit anda, dan pilih Hibernate sebagai persistence library-nya. Jika tidak ada Hibernate dalam daftar, pastikan anda telah menyertakan semua library yang diperlukan.

Wizard ini mengharuskan anda memilih koneksi yang akan digunakan. Anda dapat membuat koneksi baru atau koneksi yang telah anda buat di Database service. Koneksi ini harus diisi, namun sebenarnya dapat anda rubah setelah persistence unit-nya jadi.

Firefox 3 rc1 Linux

Browser yang satu ini menurut saya memang menyenangkan, karena kita dapat menambahkan bermacam-macam addon dan plugins yang dapat membuat pengalaman browsing kita lebih nyaman dan menyenangkan.

Pada saat tulisan ini dibuat, Mozilla Firefox sudah merilis versi 3 rc1. Yang membuat saya cukup heran, Mozilla sudah merelease candidate 1 version 3 ini dalam beragam bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Cukup lengkap untuk suatu release candidate.

Sebenarnya saya sudah mencoba browser ini di distro ubuntu, tapi karena sekarang saya lebih banyak bekerja dengan distro Zenwalk, maka saya pun penasaran ingin menginstall Firefox 3 rc1 ini di distro Zenwalk.

Setelah download paket tar.gz dan mengekstraknya, ternyata kita langsung dapat menjalankannya, cukup jalankan:
./firefox
dari terminal, atau jika ingin lebih mudah, buat saja launcer di desktop. Pada pertama kali saya mencoba menjalankan Firefox 3, tidak langsung berhasil, sebab yang muncul malah browser Iceweasel bawaan dari Zenwalk 5.0. Ternyata hal itu disebabkan karena pada saat saya menjalankan firefox, ada Iceweasel yang sedang aktif. Setelah saya tutup Iceweasel-nya, barulah browser ini dapat berjalan dengan mulus.