Showing posts with label Java. Show all posts
Showing posts with label Java. Show all posts

EJB 3

EJB 3 merupakan pengembangan dari spesifikasi EJB yang ternyata mempermudah pemrograman EJB. Penggunaan anotasi dan kompatibilitas dengan persistence engines seperti TopLink dan Hibernate membuat saya memutuskan untuk seterusnya menggunakan spesifikasi EJB 3 untuk membangun aplikasi enterprise dengan Java.

Apalagi dengan dukungan dari IDE NetBeans mulai versi 6. Membuat aplikasi database menjadi lebih mudah dan cepat.

JDK 6: Locking assertion failure

Setelah upgrade Zenwalk, program Java jadi tidak mau jalan, dengan pesan error yang diawali: Locking assertion failure.

Ternyata ini disebabkan oleh adanya perubahan di salah satu extension Xorg, yaitu Xinerama yang baru di-upgrade. Setelah browsing, begini cara memperbaikinya:

Di terminal ketik:

untuk sun-java 5:
sed -i 's/XINERAMA/FAKEEXTN/g' /usr/lib/jvm/java-1.5.0-sun-1.5.0.11/jre/lib/i386/xawt/libmawt.so

untuk sun-java 6:
sed -i 's/XINERAMA/FAKEEXTN/g' /usr/lib/jvm/java-1.6.0-sun-1.6.0.00/jre/lib/i386/xawt/libmawt.so

Maka program Java pun kembali bisa dijalankan.

EJB3 + Hibernate + NetBeans

Kita bisa membuat program database dengan lebih mudah menggunakan NetBeans IDE, memanfaatkan spesifikasi EJB3 dan Hibernate persistence. Malahan NetBeans mulai versi 6.0 sudah menyediakan template project untuk membuat database desktop application yang sangat mempermudah proses pembuatan aplikasi database berbasis desktop.

Namun, saya di sini ingin sharing pengalaman saya dalam membuat aplikasi database berbasis desktop yang memanfaatkan EJB3 dan Hibernate.

1. Install NetBeans plugins. Plugins yang perlu diinstall:
a. Hibernate Support
b. Hibernate Library
2. Download library Hibernate Entity Manager dari sini.
3. Anda juga mungkin perlu mendownload satu library yang diperlukan hibernate, yaitu javaassist dari sini.
4. Masukkan semua jar yang disertakan pada paket Hibernate Entity Manager dan juga javaassist.
5. Jika perlu masukkan juga library Hibernate yang terinstall dari plugins Hibernate Library. Klik kanan pada folder libraries project anda, lalu pilih Add Library, cari Hibernate.

Selanjutnya adalah membuat Database Persistence Unit untuk project anda. Caranya, click kanan pada project anda, lalu pilih New > others > Persistence > Persistence Unit.
Pada wizard yang ditampilkan, beri nama persistence unit anda, dan pilih Hibernate sebagai persistence library-nya. Jika tidak ada Hibernate dalam daftar, pastikan anda telah menyertakan semua library yang diperlukan.

Wizard ini mengharuskan anda memilih koneksi yang akan digunakan. Anda dapat membuat koneksi baru atau koneksi yang telah anda buat di Database service. Koneksi ini harus diisi, namun sebenarnya dapat anda rubah setelah persistence unit-nya jadi.

Memulai Aplikasi SWT/JFace di Eclipse

Membuat aplikasi SWT/JFace di eclipse sangat mudah. Namun, sebelum kita mulai membuat program, kita harus memasukkan beberapa file jar dahulu ke dalam build path project kita.

1. SWT
Kita dapat menggunakan swt.jar yang disertakan di eclipse yang disimpan di:
a. windows : {eclipse_dir}\plugins\org.eclipse.swt.win32_x.x.x\ws\win32\swt.jar
b. linux : {eclipse_dir}/plugins/org.eclipse.swt.gtk_x.x.x/ws/gtk/swt.jar. Selain itu dari direktori yang sama sertakan juga swt-mozilla.jar dan swt-pi.jar

Cara lain adalah dengan men-download swt (mirror indonesia) dan memasukkan file swt.jar dari archive yang di-download ke dalam build path.

2. JFace
Bila kita ingin menggunakan JFace pada aplikasi kita, maka kita harus memasukkan beberapa file dari direktori plugin eclipse berikut ke dalam build path :
a. org.eclipse.core.boot_x.x.x.x.jar
b. org.eclipse.core.commands_x.x.x.x.jar
c. org.eclipse.core.runtime_x.x.x.x.jar
d. org.eclipse.equinox.common_x.x.x.x.jar
e. org.eclipse.jface_x.x.x.x.jar
f. org.eclipse.jface_text_x.x.x.x.jar
g. org.eclipse.text_x.x.x.x.jar

Tip
Saya biasanya membuat folder lib, meng-import file-file jar ke dalam folder lib tersebut lalu memasukkan ke build path dari folder lib. Ini untuk mempermudah deployment.

Desktop Application dengan SWT/JFace

SWT semula adalah sebuah UI toolkit yang digunakan oleh Eclipse. Membuat aplikasi desktop dengan SWT cukup sederhana dan mudah. Beberapa kelebihan SWT yang saya rasakan adalah :
1. Sederhana.
2. Cepat, karena menggunakan heavyweight components.
3. Menghasilkan tampilan komponen secara native.

Swing menggunakan lightweight components, yang artinya tidak menggunakan resource pada sistem operasi / window manager. SWT menggunakan komponen native pada sistem operasi / window manager, sehingga memiliki tampilan standar pada sistem operasi / window manager. Bandingkan dengan aplikasi yang dibuat dengan swing.

SWT tidak mendukung pemrograman dengan konsep MVC. JFace menambahkan MVC ke dalam lingkungan SWT.